Saturday, 15 January 2022

Hallo, Apa Kabar?

 Sudah sejak lama dari terakhir aku menulis disini. Padahal setiap hari, aku selalu menulis dalam sepi. Apa kabar kalian? Aku harap kalian selalu baik-baik saja, ya, dimanapun kalian berada. Aku ingin bercerita sedikit disini.

Kalian tahu, aku termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang menjadikan tulisan sebagai media penyalur rasa sakit. Oleh sebab itu, aku akan semakin sering menulis ketika aku sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Lantas, apakah dengan hilangnya aku dari sini menandakan aku sudah bahagia dan sudah berhenti menulis? Jawabannya adalah tidak. Semesta belum seramah itu padaku. Aku masih terus kesakitan, meskipun sekarang rasanya tidak sesakit dulu karena sudah terbiasa.  

Kata orang, kalau mau menjadi penulis, kita harus memiliki dulu kisah masa kecil yang tidak bahagia atau kisah cinta yang menyakitkan. Lalu, bagaimana jika aku mengalami keduanya?

Sunday, 24 January 2016

UNTITLED

       Hidup di dunia ini memang bukan keinginanku. Tapi, ini adalah takdirku. Setiap detik waktu yang berjalan, setiap detik itu juga umurku terus bertambah. Jika boleh memilih, aku ingin tetap menjadi seorang anak kecil yang hanya mengetahui berbagai macam permainan. Yang hanya akan mengalami sakit bila ia terjatuh. Yang hanya akan menangis saat keinginannya tidak dipenuhi. Yang hanya tau lingkup keluarga saja. Dan tidak mengenal dunia luar yang sangat mengerikan. Kini, aku telah tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang baru menginjakan kaki di bangku sekolah menengah atas. Aku berhasil tumbuh menjadi seorang gadis yang tegar dan kuat. Aku tumbuh menjadi seorang gadis dengan segala kelebihan dan kekurangan serta pemikiran yang sangat amat dewasa. Bukan berniat untuk membanggakan diriku. Hanya saja ini memang faktanya.
      Enam belas tahun sudah aku berada di dunia ini. Pahit manis kehidupan telah aku cicipi. Walau aku tahu, gadis seusiaku belum sepenuhnya mengerti tentang arti kehidupan yang sebenarnya. Semenjak kecil, aku tidak pernah dimanja dengan materi, aku justru dimanja dengan kasih sayang yang melimpah dari orang tuaku. Hingga saat ini, didikan itu masih terus diterapkan. Tapi tak apa. Karena aku juga tau, mereka tidak ingin aku menjadi seorang yang manja, menjadi seorang yang gila akan materi nantinya. Materi tidak selalu menjamin akan bahagia. Kasih sayang lah yang akan menuntun kita bahagia walau dengan materi yang tak seberapa.. Aku tidak pernah mengeluh selama ini, tapi untuk kali ini, izinkan aku untuk berkeluh kesah. Aku sudah sangat lelah saat ini. Klimaks dari semua rasa sakit yang aku tahan sejak dulu. Mungkin sakit yang ku alami belum seberapa di bandingkan yang mamaku alami selama ini. Tapi kehidupanku saat ini berubah drastis. Kehidupanku kini berbanding terbalik. Kasih sayang itu kini hilang. Kasih sayang itu kini sudah tak lagi ku rasakan. Perbincangan hangat itu kini sudah tidak lagi ada. Pelukan menenangkan itu kini lenyap entah kemana. Kini, tak ada lagi tangan lembut yang mengusap air mataku saat aku menangis. Tak ada tangan kokoh yang memelukku saat aku rapuh. Kini aku sendiri. Benar-benar sendiri. Aku tau, yang membuat seseorang itu kuat adalah dirinya sendiri. Bukan orang lain. Bukan sahabat. Bahkan bukan saudara ataupun keluarga. Sesetia apapun mereka pada kita. Sesayang apapun mereka sama kita. Mereka bisa saja pergi saat kita terjatuh. Saat kita berada di posisi terburuk kita. Dan saat itulah, hanya diri kita sendiri yang bisa menguatkan kita. Kita memang dijadikan sebagai makhluk sosial, tapi pada hakikatnya kita diciptakan sebagai individu alias sendiri. Kesimpulannya, semua yang terjadi di hidup kita, itu adalah kehendak kita sendiri.

     Ditambah lagi masa SMA ku berlalu dengan cepat. Tak pernah terbayang jika kehidupanku di SMA sangat berbanding terbalik saat di SMP. Aku tidak menemukan kebahagiaan di sekolahku ini. Bukankah seharusnya sekolah itu menjadi tempat yang nyaman bagi para penghuninya? Sekolah itu rumah kedua kan? Tapi mengapa aku tak merasakan itu semua? Disini, di tempat aku saat ini menuntut ilmu untuk masa depanku. Justru aku merasa tersiksa. Batinku selalu menjerit melakukan pemberontakan karena aku yang terlalu sabar. Butuh ribuan topeng jika aku tengah berada disini. Aku tidak bisa menjadi diriku sendiri. Aku tidak mempunyai ruang yang cukup untuk aku bergerak. Jangankan bergerak, bahkan bernapas pun rasanya sangat sulit. Sesak. Itu yang aku rasakan disini.

Tuesday, 19 January 2016

Kerajaan Singasari

A.     Terbentuknya Kerajaan Singhasari

Kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lokasi Kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari, Kabupaten Malang. Dan merupakan cikal bakal berdirinya Kerajaan Majapahit (1293 M – awal abad ke 6 M). Nama resmi Kerajaan Singosari sendiri sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel.
Menurut Kitab Nagarakretagama, ketika pertama kali didirikan tahun 1222, ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Seperti yang tertulis pula pada Prasasti Kudadu.Menurut Kitab Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahanKerajaan Kadiri/Kediri. Yang menjabat sebagai akuwu (setara jabatan Camat jaman sekarang) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok, yang kemudian menjadi akuwu baru. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kerajaan Kediri.
Pada tahun 1222 terjadi perseteruan antara Kertajaya (Raja Kediri) melawan kaum brahmana. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi Raja pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Perang melawan Kerajaan Kediri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel di bawah pimpinan Ken Arok.

1.            Bidang Agama

Dalam bidang agama, Singhasari masa Kertanagara memperkenalkan penyatuan agama Hindu aliran Syiwa dengan agama Buddha aliran Tantrayana. Oleh karena itu dalam Pararaton. Kertanagara sering juga disebut Bhatara Siwa Buda. Menurut Nagarakretagama, Kertanagara telah menguasai semua ajaran agama Hindu dan Buddha, Itu sebabnya Kertanagara dikisahkan pula dalam naskah-naskah kidung sebagai seorang yang bebas dari segala dosa. Bahkan, salah satu ritual agamanya adalah berpesta minuman keras.

2.           Bidang Politik dan Pemerintahan

Ada dua versi yang menyebutkan silsilah kerajaan Singasari alias Tumapel ini. Versi pertama adalah versi Pararaton yang informasinya didapat dari Prasasti Kudadu. Pararaton menyebutkan Ken Arok adalah pendiri Kerajaan Singasari yang digantikan oleh Anusapati (1247–1249 M). Anusapati diganti oleh Tohjaya (1249–1250 M), yang diteruskan oleh Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250–1272 M). Terakhir adalah Kertanegara yang memerintah sejak 1272 hingga 1292 M. Versi Negarakretagama, raja pertama Kerajaan Singasari adalah Rangga Rajasa Sang Girinathapura (1222–1227 M). Selanjutnya adalah Anusapati, yang dilanjutkan Wisnuwardhana (1248–1254 M). Terakhir adalah Kertanagara (1254–1292 M). Data ini didapat dari prasasti Mula Malurung

Politik Dalam Negeri Kerajaan Singhasari

ü  Mengadakan penggantian pembantu-pembantunya seperti Mahapatih Raganata digantikan oleh Aragani.
ü  Berbuat baik terhadap lawan-lawan politiknya seperti mengangkat putra Jayakatwang (Raja Kediri) yang bernama Ardharaja menjadi menantunya.
ü  Memperkuat angkatan perang guna meningkatkan kemanan dan ketertiban dalam negeri.

Politik Luar Negeri Kerajaan Singhasari:

Ø Melaksanakan Ekspedisi Pamalayu untuk menguasai Kerajaan melayu serta melemahkan   posisi Kerajaan Sriwijaya di Selat Malaka.
Ø Menguasai Bali.
Ø Menguasai Jawa Barat.
Ø Menguasai Malaka dan Kalimantan.
Ø Menjalain persahabatan dengan Raja Campa yang bernama Jayasihawarman


Kebijakan-kebijakan Kerajaan Singhasari

1.  Kebijakan dalam negeri

v Pergantian pejabat kerajaan, bertujuan menggalang pemerintahan yang kompak.
v Memelihara keamanan dan melakukan politik perkawinan. Tujuannya menciptakan kerukunan dan politik yang stabil.

2.  Kebijakan Luar Negeri

v Menggalang persatuan ‘Nusantara’ dengan mengutus ekspedisi tentara Pamalayu ke Kerajaan Melayu (Jambi). Mengutus pasukan ke Sunda, Bali, Pahang.
v Menggalang kerjasama dengan kerajaan lain. Contohnya menjalin persekutuan dengan kerajaan Campa.











Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kerajaan Singhasari

I.            Ken Arok (1222–1227)
Pendiri Kerajaan Singasari ialah Ken Arok yang menjadi Raja Singasari dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi. Munculnya Ken Arok sebagai raja pertama Singasari menandai munculnya suatu dinasti baru, yakni Dinasti Rajasa (Rajasawangsa) atau Girindra (Girindrawangsa). Ken Arok hanya memerintah selama lima tahun (1222–1227). Pada tahun 1227 Ken Arok dibunuh oleh seorang suruhan Anusapati (anak tiri Ken Arok). Ken Arok dimakamkan di Kegenengan dalam bangunan Siwa– Buddha.

II.         Anusapati (1227–1248)
Dengan meninggalnya Ken Arok maka takhta Kerajaan Singasari jatuh ke tangan Anusapati. Dalam jangka waktu pemerintahaannya yang lama, Anusapati tidak banyak melakukan pembaharuan-pembaharuan karena larut dengan kesenangannya menyabung ayam.
Peristiwa kematian Ken Arok akhirnya terbongkar dan sampai juga ke Tohjoyo (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Tohjoyo mengetahui bahwa Anusapati gemar menyabung ayam sehingga diundangnya Anusapati ke Gedong Jiwa ( tempat kediamanan Tohjoyo) untuk mengadakan pesta sabung ayam. Pada saat Anusapati asyik menyaksikan aduan ayamnya, secara tiba-tiba Tohjoyo menyabut keris buatan Empu Gandring yang dibawanya dan langsung menusuk Anusapati. Dengan demikian, meninggallah Anusapati yang didharmakan di Candi Kidal.

III.      Tohjoyo (1248)
Dengan meninggalnya Anusapati maka takhta Kerajaan Singasari dipegang oleh Tohjoyo. Namun, Tohjoyo memerintah Kerajaan Singasari tidak lama sebab anak Anusapati yang bernama Ranggawuni berusaha membalas kematian ayahnya. Dengan bantuan Mahesa Cempaka dan para pengikutnya, Ranggawuni berhasil menggulingkan Tohjoyo dan kemudian menduduki singgasana

IV.        Ranggawuni (1248–1268)
Ranggawuni naik takhta Kerajaan Singasari pada tahun 1248 dengan gelar Sri Jaya Wisnuwardana oleh Mahesa Cempaka (anak dari Mahesa Wongateleng) yang diberi kedudukan sebagai ratu angabhaya dengan gelar Narasinghamurti. Ppemerintahan Ranggawuni membawa ketenteraman dan kesejahteran rakyat Singasari.
Pada tahun 1254, Wisnuwardana mengangkat putranya yang bernama Kertanegara sebagai yuwaraja (raja muda) dengan maksud mempersiapkannya menjadi raja besar di Kerajaan Singasari. Pada tahun 1268 Wisnuwardanameninggal dunia dan didharmakan di Jajaghu atau Candi Jago sebagai Buddha Amogapasa dan di Candi Waleri sebagai Siwa.

V.           Kertanegara (1268-1292)
Kertanegara adalah Raja Singasari terakhir dan terbesar karena mempunyai cita-cita untuk menyatukan seluruh Nusantara. Ia naik takhta pada tahun 1268 dengan gelar Sri Maharajadiraja Sri Kertanegara. Dalam pemerintahannya, ia dibantu oleh tiga orang mahamentri, yaitu mahamentri i hino, mahamentri i halu, dan mahamenteri i sirikan. Untuk dapat mewujudkan gagasan penyatuan Nusantara, ia mengganti pejabat-pejabat yang kolot dengan yang baru, seperti Patih Raganata digantikan oleh Patih Aragani. Banyak Wide dijadikan Bupati di Sumenep (Madura) dengan gelar Aria Wiaraja.
Setelah Jawa dapat diselesaikan, kemudian perhatian ditujukan ke daerah lain. Kertanegara mengirimkan utusan ke Melayu yang dikenal dengan nama Ekspedisi Pamalayu 1275 yang berhasil menguasai Kerajaan Melayu. Hal ini ditandai dengan mengirimkan patung Amogapasa ke Dharmasraya atas perintah raja Kertanegara. Tujuannya untuk menguasai Selat Malaka. Selain itu juga menaklukkan Pahang, Sunda, Bali, Bakulapura (Kalimantan Barat) dan Gurun (Maluku). Kertanegara juga menjalin hubungan persahabatan dengan raja Champa, dengan tujuan untuk menahan perluasan kekuasaan Kublai Khan dari Dinasti Mongol. Kublai Khan menuntut rajaraja di daerah selatan termasuk Indonesia mengakuinya sebagai yang dipertuan. Kertanegara menolak dengan melukai utusannya yang bernama Mengki. Tindakan Kertanegara ini membuat Kublai Khan marah besar dan bermaksud menghukumnya dengan mengirikan pasukannya ke Jawa.
Mengetahui sebagian besar pasukan Singasari dikirim untuk menghadapi serangan Mongol, maka Jayakatwang menggunakan kesempatan untuk menyerangnya. Jayakatwang adalah keturunan Kertajaya - Raja terakhir Kerajaan Kediri.  Serangan dilancarakan oleh Jayakatwang dari dua arah, yakni dari arah utara merupakan pasukan pancingan dan dari arah selatan merupakan pasukan inti. Pasukan Kediri dari arah selatan dipimpin langsung oleh Jayakatwang dan berhasil masuk istana dan menemukan Kertanagera berpesta pora dengan para pembesar istana. Kertanagera beserta pembesarpembesar istana tewas dalam serangan tersebut. Raden Wijaya (menantu Kertanegara) berhasil menyelamatkan diri dan menuju Madura dengan maksud minta perlindungan dan bantuan kepada Aria Wiraraja (Buapati Sumenep). Atas bantuan Aria Wiraraja, Raden Wijaya mendapat pengampunan dan mengabdi kepada Jayakatwang serta diberikan sebidang tanah yang bernama Tanah Terik yang nantinya menjadi asal usul Kerajaan Majapahit.
Dengan gugurnya Kertanegara pada tahun 1292, Kerajaan Singasari dikuasai oleh Jayakatwang. Ini berarti berakhirlah kekuasan Kerajaan Singasari. Sesuai dengan agama yang dianutnya, Kertanegara kemudian didharmakan sebagai Siwa-Buddha (Bairawa) di Candi Singasari. Sedangkan arca perwujudannya dikenal dengan nama Joko Dolog, yang sekarang berada di Taman Simpang, Surabaya.

3.           Bidang Sosial dan Ekonomi

Dari segi sosial, kehidupan masyarakat Singasari mengalami masa naik turun. Ketika Ken Arok menjadi Akuwu di Tumapel, dia berusaha meningkatkan kehidupan masyarakatnya. Banyak daerah-daerah yang bergabung dengan Tumapel. Namun pada pemerintahan Anusapati, kehidupan sosial masyarakat kurang mendapat perhatian karena ia larut dalam kegemarannya menyabung ayam. Pada masa Wisnuwardhana kehidupan sosial masyarakatnya mulai diatur rapi. Dan pada masa Kertanegara, ia meningkatkan taraf kehidupan masyarakatnya. Upaya yang ditempuh Raja Kertanegara dapat dilihat dari pelaksanaan politik dalam negeri dan luar negeri. Masyarakat pada saat itu terbagi atas masyarakat kelas atas (raja dan bangsawan) dan kelas bawah (masyarakat biasa). Ketika KenAarok berkuasa, dia berusaha meningkatkan kehidupan masyarakatnya.Namun banyak daerah daerah yang bergabung ke Tumapel . Pada pemerintahan Anusapati, kehidupan sosial masyarakatnya kurang mendapat perhatian. Pada pemerintahan Wisnuwardana kehidupan sosial masyarakat singhasari tertata rapi
Sumber ekonomi Kerajaan Singhasari tidak banyak sumber prasasti dan berita dari negeri asing yang dapat memberi keterangan secara jelas kehidupan perekonomian rakyat Singasari. Akan tetapi, berdasarkan analisis bahwa pusat Kerajaan Singasari berada di sekitar Lembah Sungai Brantas dapat diduga bahwa rakyat Singasari banyak menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Keadaan itu juga didukung oleh hasil bumi yang melimpah sehingga menyebabkan Raja Kertanegara memperluas wilayah terutama tempat-tempat yang strategis untuk lalu lintas perdagangan. Keberadaan Sungai Brantas dapat juga digunakan sebagai sarana lalu lintas perdagangan dari wilayah pedalaman dengan dunia luar. Dengan demikian, perdagangan juga menjadi andalan bagi pengembangan perekonomian Kerajaan Singasari.

4.           Bidang Arsitektur dan Bangunan

Dalam bidang seni bangunan terlihat jelas bahwa bangsa Indonesia telah melakukan modifikasi dan penyesuaian terhadap tradisi seni bangunan India. Mereka memang belajar dari seni bangunan India seperti dalam seni bangunan candi. Namun, dalam pelaksanaannya, para seniman Indonesia hanya menggunakan dasar-dasar teoritis seperti tercantum dalam Silpasastra atau pedoman dasar dalam pembuatan candi. Dalam pelaksanaan pembangunannya, mereka menggunakan selera setempat yang disesuaikan dengan corak Indonesia. Dalam candi Borobudur yang bercorak Budha dan yang bercorak Hindu di Jawa Tengah terlihat begitu kuatnya pengaruh lokal.
Salah satu faktor terpenting yang menyebabkan tidak semua budaya India diserap oleh bangsa Indonesia adalah telah dimilikinya local genius atau kepandaian setempat. Dengan local genius, bangsa Indonesia mampu menyeleksi pengaruh budaya India dan disesuaikan dengan kondisi setempat.
Bangsa Indonesia yang terbuka terhadap pengaruh asing memang banyak belajar dari kebudayaan luar. Namun, aplikasinya disesuaikan dengan kebutuhan. Mereka telah bertindak selektif dalam menyerap budaya luar. Dengan demikian, corak kebudayaan Indonesia asli masih terlihat baik dalam perkembangan maupun dalam proses penyuburannya.
Bangunan-bangunan kerajaan Singhasari:

Ø    Candi Singhasari
Candi ini berlokasi di Kecamatan Singosari,Kabupaten Malang dan terletak pada lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna. Berdasarkan penyebutannya pada Kitab Negarakertagama serta Prasasti Gajah Mada yang bertanggal 1351 M di halaman komplek candi, candi ini merupakan tempat "pendharmaan" bagi raja Singasari terakhir, Sang Kertanegara, yang mangkat(meninggal) pada tahun 1292 akibat istana diserang tentara Gelang-gelang yang dipimpin oleh Jayakatwang. Kuat dugaan, candi ini tidak pernah selesai dibangun

Ø    Candi Jago
Arsitektur Candi Jago disusun seperti teras punden berundak. Candi ini cukup unik, karena bagian atasnya hanya tersisa sebagian dan menurut cerita setempat karena tersambar petir. Relief-relief Kunjarakarna dan Pancatantra dapat ditemui di candi ini. Sengan keseluruhan bangunan candi ini tersusun atas bahan batu andesit

Ø    Candi Jawi
Candi ini terletak di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan - Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Candi Jawi banyak dikira sebagai tempat pemujaan atau tempat peribadatan Buddha, namun sebenarnya merupakan tempat pedharmaan atau penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari, Kertanegara. Sebagian dari abu tersebut juga disimpan pada Candi Singhasari. Kedua candi ini ada hubungannya dengan Candi Jago yang merupakan tempat peribadatan Raja Kertanegara.

Ø    Candi Kidal
Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari. Candi ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Anusapati, Raja kedua dari Singhasari, yang memerintah selama 20 tahun (1227 - 1248). Kematian Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya sebagai bagian dari perebutan kekuasaan Singhasari, juga diyakini sebagai bagian dari kutukan Mpu Gandring.

Ø    Candi Sumberawan
Candi Sumberawan merupakan satu-satunya stupa yang ditemukan di Jawa Timur. Dengan jarak sekitar 6 km dari Candi Singosari, Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari dan digunakan oleh umat Buddha pada masa itu. Pemandangan di sekitar candi ini sangat indah karena terletak di dekat sebuah telaga yang sangat bening airnya. Keadaan inilah yang memberi nama Candi Rawan

5.           Bidang Seni

Gambaran perkembangan kebudayaan sejak berdirinya kerajaan Singosari terlihat dari di temukannya peninggalan berupa candi – candi dan patung yang di bangun dari zaman kekuasaan Singosari. Diantaranya seperti candi Kidal, Jago, dan candi Singosari. Sedangkan patung yang di temukan adalah patung Ken Dedes sebagai dewi Prajnaparamita lambing kesempurnaan ilmu, patung Kertanegara dalam bentuk Joko Dolok yang di temuksn dekat Surabaya dan patung Amoghapasa juga perwujudan dari raja Kertanegara yang dikirim ke Dharmacraya ibu kota kerajaan Melayu. Kedua perwujudan patung tersebut dapat di ketahui bahwa raja Kertanegara beragama Budha beraliran Tantrayana (Tantriisme).

v Arca Dwarapala
Arca ini berbentuk Monster dengan ukuran yang sangat besar. Menurut penjaga situs sejarah ini, arca Dwarapala merupakan pertanda masuk ke wilayah kotaraja, namun hingga saat ini tidak ditemukan secara pasti dimanan letak kotaraja Singhasari.

v Prasasti Manjasuri
Prasasti Manjusri merupakan manuskrip yang dipahatkan pada bagian belakang Arca Manjusri, bertarikh 1343, pada awalnya ditempatkan di Candi Jago dan sekarang tersimpan di Museum Nasional Jakarta.

v Prasasti Mula Malurung
Prasasti Mula Malurung adalah piagam pengesahan penganugrahan desa Mula dan desa Malurung untuk tokoh bernama Pranaraja. Prasasti ini berupa lempengan-lempengan tembaga yang diterbitkan Kertanagara pada tahun 1255 sebagai raja muda di Kadiri, atas perintah ayahnya Wisnuwardhana raja Singhasari.
Kumpulan lempengan Prasasti Mula Malurung ditemukan pada dua waktu yang berbeda. Sebanyak sepuluh lempeng ditemukan pada tahun 1975 di dekat kota Kediri, Jawa Timur. Sedangkan pada bulan Mei 2001, kembali ditemukan tiga lempeng di lapak penjual barang loak, tak jauh dari lokasi penemuan sebelumnya. Keseluruhan lempeng prasasti saat ini disimpan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

v Prasasti Singhasari
Prasasti Singosari, yang bertarikh tahun 1351 M, ditemukan di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekarang disimpan di Museum Gajah dan ditulis dengan Aksara Jawa. Prasasti ini ditulis untuk mengenang pembangunan sebuah caitya atau candi pemakaman yang dilaksanakan oleh Mahapatih Gajah Mada. Paruh pertama prasasti ini merupakan pentarikhan tanggal yang sangat terperinci, termasuk pemaparan letak benda-benda angkasa. Paruh kedua mengemukakan maksud prasasti ini, yaitu sebagai pariwara pembangunan sebuah caitya.

v Prasasti Wurare
Prasasti Wurare adalah sebuah prasasti yang isinya memperingati penobatan arca Mahaksobhya di sebuah tempat bernama Wurare (sehingga prasastinya disebut Prasasti Wurare). Prasasti ditulis dalam bahasa Sansekerta, dan bertarikh 1211 Saka atau 21 November 1289. Arca tersebut sebagai penghormatan dan perlambang bagi Raja Kertanegara dari kerajaan Singhasari, yang dianggap oleh keturunannya telah mencapai derajat Jina (Buddha Agung). Sedangkan tulisan prasastinya ditulis melingkar pada bagian bawahnya.










6.           Bidang Sastra

Ada 3 Kitab yaitu:

1)  Kitab Pararaton
Kitab ini berisi cerita mitos daririwayat Ken Arok yang penuh keajaiban hingga riwayat raja-raja Singasari.
2)  Kitab Negarakertagama
Kitab ini merupakan karya Mpu Prapanca (1365) yang berisi perkembangan kehidupan kerajaan Majapahit dan memuat pula raja yang berkuasa di Singasari.
3)  Kidung Harsawijaya
Kidung ini menyebutkan raja Jayakatwang sebagai samantharaja (raja bawahan) yang patuh kepada Kertanegara. Namun dalam perkembangannya, Jayakatwang pada akhirnya menyerang kedudukan Kertanegara.

7.           Bidang Bahasa dan Aksara

Dalam perkembangnya, huruf dan bahasa yang digunakan pada masa Kerajaan Singhasari adalah Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta

8.           Bidang Pendidikan

Pada zaman ini sudah berkembang pendidikan dengan lembaga-lembaga yang dengan sengaja dibuat secara formal. Lembaga-lembaga pendidikan tersebut berbentuk perguruan yang lebih dikenal dnegan sebutan pesantren. Pada saat itu mutu pendidikan cukup memuaskan berbagai pihak yang bersangkutan. Pendidikan pada zaman ini melalui penyebaran agama yang pada waktu dulu belum ada sekolah-sekolah yang kita lihat sekarang ini. Pendidikan dulu dengan sekarang sangatlah berbeda sekali. Dulu para biarawan maupun ulama menjadi guru itu tanpa di kasih imbalan dunawi. Mereka juga mendapatkan pendidikan dari keluarganya juga, kalau keluarganya ahli petani maka anaknya akan belajar dari seorang ayahnya dan ilmu yang di perolehnya juga hanya untuk anaknya saja. Mereka belajar keterampilan, kesatriaan dan sebagainya. Anaknya seorang raja mempunyai tempat tersendiri untuk belajar yang disebut dengan Pura, sejauh ini putra-putrinya belajar tentang ilmu tata kenegaraan, sopan santun dan ilmu bela diri. Materi yang diajarkan bukan hanya bersifat umum tapi mempelajari ilmu-ilmu yang bersifat spiritual religious juga.
Murid juga dapat berpindah dari guru yang satu ke guru yang lainnya untuk belajar. Kini pendidikan semakin tua seperti usia manusia. Khusus untuk  materi keterampilan ini biasannya diselenggarakan secara turun temurun melalui jalur kastanya masing-masing seperti keterampilan bermain pedang, berperang, berpanah, menunggang kuda dan seni pahat. Menjelang jatuhnya kerajaan Hindu, pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi dipegang oleh kaum ulama.

Lembaga Pendidikan

1.    Padepokan atau Pecatrikan yang merupakan tempat berkumpulnya para catrik, yaitu murid-murid yang belajar kepada guru disuatu tempat, sehingga disebut pecatrikan dan dengan nama lain biasa juga disebut padepokan. Dari kata-kata catrik dan pecatrikan itulah muncul kata santri dan pesantren. Dipesantren dan atau padepokan itulah berkumpul para murid, khususnya keturunan Brahmana utnuk mempelajari segala macam pengetahuan yang bersumber dari kitab suci ( Veda dan Upanishad bagi Hindu serta Tripitaka bagi Budha).
2.    Pura merupakan tempat yang berada di istana. Tempat ini diperuntukkan bagi putra-putri raja belajar. Mereka diberi pelajaran yang berkaitan dengan hidup sopan santun sebagai keturunan raja yang berbeda dengan masyarakat biasa. Mereka belajar tentang mengatur Negara, ilmu bela diri baik secara fisik maupun secara batiniah.
3.    Pertapaan, karena orang yang bertapa dianggap telah memiliki pengetahuan kebatinan yang sangat tinggi. Oleh karena itu para pertapa menjadi tempat bertanya tentang segala hal terutama berkaitan dengan hal-hal yang gaib.
4.    Pada waktu itu pendidikan keluarga juga ada sampai sekarang juga tapi hanya pendidikan sebagai informal. Dalam keluargalah akan terjadi partisipasi dalam menyelesaikan pekerjaan orang tua yang dilakukan anak-anak dan anggota keluarga lainnya.

9.           Bidang Astronomi

Pada masa Kerajaan ini, ilmu astronomi yang berkembang digunakan sebagai penghitung waktu panen. Masyarakat Singhasari yang bergantung pada pertanian, membuat kalender untuk menghitung pergantian musim dan waktu panen.

B.      Runtuhnya Kerajaan Singhasari

Sebagai sebuah kerajaan, perjalanan kerajaan Singasari bisa dikatakan berlangsung singkat. Hal ini terkait dengan adanya sengketa yang terjadi dilingkup istana kerajaan yang kental dengan nuansa perebutan kekuasaan. Pada saat itu Kerajaan Singasari sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa. Akhirnya Kerajaan Singasari mengalami keropos di bagian dalam.
Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelang-Gelang, yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari Kertanegara sendiri. Dalam serangan itu Kertanegara mati terbunuh. Setelah runtuhnya Singasari, Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kediri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singasari pun berakhir.

C.      Kesimpulan

Kerajaan Singasari, adalah kerajaan yang awalnya adalah daerah Tumapel yang kemudian berhasil membuat Kerajaan Kediri tunduk, dan dikuasai. Peninggalan-peninggalan Kerajaan Singasari ini antara lain yaitu Candi Singosari, Candi Jago, Candi Jawi, Candi Kidal dan Candi Sumberwarna. Kerajaan ini akhirnya dapat direbut kembali oleh Kerajaan Kediri yang memanfaatkan kasus penyerangan pasukan Kubilaikhan ke Kerajaan ini. Penyebab runtuhnya kerjaan ini yaitu karena Raja Kertanegara sedang mengadakan pesta pora, sehingga Istana kerajaan singasari dalam keadaan lemah. Hal ini dimanfaatkan oleh Jayakatwang untuk meyerbu istana. Pasukan Raden Wijaya pun berhasil membunuh Kertanegara lalu melarikan diri. Lalu Raden Wijaya menggantikan Kerajaan Singhasari dengan Kerajaan Majapahit. 

Sunday, 16 August 2015

Cinta Takkan Salah - 3

     Haiiiii readerrrrr!!!! Aku balik lagi bawa part 3nya nih, semoga suka yaaa;;)

     Maaf banget kalau ngaret.

     Maaf banyak yang typo.

     Dan Happy Reading guysssss!!!!!;;)


=======


    Sesampainya di rumah masing-masing, baik Shilla, Ify maupun Via langsung mandi karena hari ini mereka sangat penat sekali.

      Setelah selesai mandi, Ify lebih memilih untuk menyelesaikan tugas sekolahnya.


=======


     Lain halnya dengan Via, tadinya, Via akan melakukan hal yang sama seperti Ify, namun seperti biasa, ada pesan yang mengganggunya.

From Alvin ;

Hai Via:D Lagi ngapain?

“Nih cowo ngapain, sih?” gerutu Via.

To Alvin ;

Lagi ngerjain tugas

From Alvin ;

Oh:D Vi, gue mau tanya boleh?

To Alvin ;

Nanya apaan?

From Alvin ;

Ify udah punya pacar belum?

“Alvin suka sama Ify?” batin Via

To Alvin ;

Emang kenapa? Lo suka sama Ify?

From Alvin ;

Cieee lo cemburu ya?;) tapi bukan gue, ada temen gue yang naksir Ify

To Alvin ;

Oh


From Alvin ;

Dih neng Via ngambek:p

Aduh Via.... ngapain juga lo nanya kaya gitu jadinya gini kan...” sesal Via.

      Setelah berbalas pesan lumayan lama dengan Alvin, akhirnya Sivia pun memilih untuk mengerjakan tugasnya yang sudah meminta untuk dikerjakan dan tidak membalas pesan dari Alvin lagi.


========


     Shilla sudah selesai mengerjakan tugasnya. Memang setelah selesai mandi, Shilla memilih untuk segera menyelesaikan tugasnya, agar tidak menumpuk katanya dan supaya bisa santai saat malam.

DRTTTTTTT

    Seperti biasa, ada pesan dari dua orang yang saat ini selalu membuatnya risih sekaligus bingung.

“Cakka Raka.” Guman Shilla

From Cakka ;

Udah sampai rumah Shill? Jangan lupa makan ya Shill:D

From Raka ;

Hai Shill, inget jangan lupa makan ya;)

“Lo berdua tuh kenapa sih? Bingung gue sama kelakuan lo berdua. Kayanya bakalah ada  yang terjadi sama gue besok. Gue harus hati-hati.” Gumam Shilla.

To Cakka ;

Udah

To Raka ;

Iya

     Jam dinding di kamar Shilla sudah menunjukan pukul 8 malam. Dan Shilla belum makan sejak pulang sekolah tadi. Dia terus memikirkan perasaan gelisah yang menyelimutinya. Entah apa yang terjadi, Shillapun tidak tau. Seperti biasa, Shilla memilih menceritakan ini pada sahabatnya walaupun hanya lewat skype.

“Hallooooooooo Shillaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!” teriak Via dan Ify di sebrang sana.

“Kalian tuh ya. Ga langsung ga di telfon suka banget teriak-teriak. Heran gue.” Protes Shilla.

“Hehehehehe maaf deh Shill maaf. Eh btw ada apa lo telfon kita?” tanya Via

“Iya nih Shill. Tumben banget.” Timpal Ify

“Gue lagi gaenak hati niih” Jawab Shilla lemas.

“Gue juga gitu Shill” Ujar Via.

“Lo berdua pada kenapa sih?” Tanya Ify polos

“Gini Fy, gue punya feeling bakalan ada sesuatu yang terjadi sama Shilla, tapi gue gatau  apa” Jelas Via

“Iya Fy, gue juga sama kaya Via.” Timpal Shilla

“Ohiyayaya gue ngerti deh yang feelingnya pada kuat. Yaudahlah berdoa aja semoga ga terjadi apa-apa. Jadi sekarang mendingan kita tidur deh yokkk! Udah ngantuk nih gue.” Rengek Ify

“Yaudah deh. Bye!” Ujar Shilla

     Shillapun langsung mengakhiri skypenya dengan Via dan Ify dan mematikan laptopnya. Setelah itu ia berniat untuk tidur. Namun iphonenya bergetar tanda ada pesan masuk.

DRTTTTTTTT

From Cakka ;

Good Night Shill:D

      Setelah membaca pesan tersebut, Shilla memilih untuk tidur dan tidak membalasnya.


=======


      Seperti biasa, kalau malam seperti ini Angel selalu on twitter. Saat ia melihat pesan masuk di twitternya, ada satu pesan dari seseorang. Pesan tersebut berisi “Ngel, besok bantuin gue ya buat nahan Shilla. Gue mau nembak Shilla besok.”

“Nih orang ngebet banget kali ya sama Shilla, sampe segitunya banget.” Batin Angel. Angelpun membalas pesan tersebut.

@AngelPieters ; Gue tahan sebisa gue ya, dan gue ga janji. Shilla instingnya kuat. Pasti sekarang aja dia udah tau deh kalau lo bakalan nembak dia.

Tak lama kemudian ada balesan dari orang tersebut.

“Oke. Pokonya tahan sebisa lo. Kalau emang gabisa, bisa besoknya kan?”

@AngelPieters ; Iyaiya. Goodluck deh. Semoga lo ga ditolak sama dia wkwkwk:v udah ah gue mau ke alam mimpi dulu hahaha

“Iya sip. Doain ya hahaha mudah-mudahan sih ngga Ngel.”

     Angelpun memilih untuk tidur dan tidak membalas pesan tersebut karena jam sudah menunjukan angka 11, artinya sudah hampir tengah malam.


=========


     Shilla berangkat ke sekolah dengan hati yang masih tak karuan, dia selalu was-was karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sesampainya di sekolah, dia juga langsung masuk ke kelasnya tanpa bertemu sahabat-sahabatnya terlebih dahulu. Sivia dan Ify pun memaklumi sikap sahabatnya itu hari ini. Mereka sangat tau kalau Shilla sedang seperti ini, ia tidak mau diganggu oleh siapapun termasuk sahabatnya sendiri.

   Sepanjang pelajaran, tak ada satu materipun yang masuk ke dalam pikirannya. Pikirannya melayang entah kemana. Angel yang melihat keanehan Shilla akhirnya membuka pembicaraan.

“Lo kenapa sih, Shill? Dari tadi ngelamun terus” Tanya Angel.

“Oh ngga ko gue gaapa-apa” Jawab Shilla sambil tersenyum.

“Serah lo deh. Oh, iya, gue mau minta lo temenin gue entar nunggu Ray futsal. Gaada  temen, nih. Marga ada kerja kelompok jadi dia ga nungguin Carvin.” Pinta Angel.


------FLASHBACK ON------


     Saat Marga tengah jalan dengan Carvin tiba-tiba ada Angel yang datang dari arah berlawanan dengan Ray.

“Hai, Bro!” Sapa Ray.

“Hai juga. Oh iya hari ini kita latihan nih buat tanding bulan depan.” Ujar Carvin.

“Oke deh siap kapten. Gue pasti datang ko.” Kata Ray.

“Kamu ada latihan hari ini Vin?” Tanya Marga pada kekasihnya tersebut.

“Iya say, hari ini dan seterusnya kita bakal sering latihan buat persiapan tanding bulan  depan.” Jelas Carvin.

“Tapi hari ini aku ada kerja kelompok, maaf aku gabisa nemenin kamu.” Ucap Marga lemas.

“Ga apa-apa ko sayang.. Kamu kerjain tugas kamu aja yaaa.” Ujar Carvin sambil mengelus puncak kepala Marga.

“EKHMMMMM DISINI ADA ORANG PA BU PERMISI.” Teriak Emir yang baru datang bersama Tiara. Tiara hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kekasihnya tersebut.

Kesempatan gue buat ajakin Shilla nih.” Batin Angel.

“Hehehhe sorry sorry. Yaudah aku ke kelas dulu ya yang.” Pamit Carvin sambil mencubit pipi Marga.

“Eh tunggu-tunggu, gue datang ko kalian bubar sih? Gitu banget kalian sama gue?” Ujar Emir sok sedih.

“Gue sibuk.” Ujar Ray dan Carvin barengan.

“Yaelah lo pada gitu amat.” Keluh Emir.

     Yang lain hanya tersenyum saja melihat kelakuan anak-anak futsal ini. Dibalik ketampanan dan kharisma mereka di lapangan, ternyata mereka mempunyai sifat yang sangat unik. Apalagi romantisme mereka dengan pasangan masing-masing. Akhirnya merekapun bubar dan masuk ke kelasnya masing-masing. Ray dan Angelpun pergi menuju kelas mereka masing-masing.

        Marga itu sekelas dengan Ify, sedangkan Tiara dan Carvin teman sekelas Shilla dan Angel, Tiara duduk dengan Zevana. Ray dan Emir satu kelas, mereka teman sekelasnya Via.


------FLASHBACK OFF------


“Kenapa harus gue?” Tanya Shilla malas.

“Ya gapapa sih, Shill. Mau yayaya?” Paksa Angel.

“Gatau deh, Ngel. Gimana nanti aja ya. Perasaan gue lagi gaenak nih, jadi bawaanya gue  pengen di rumah terus.” Jelas Shilla.

Udah gue duga, Shill. Lo pasti bakalan tau apa yang bakal terjadi sama lo.”Batin Angel.

“Yah, Shill.... Plissss Shillll.... Sekali ini aja Shill..” Angel mulai memohon dengan muka melasnya pada Shilla. Tapi sayangnya Shilla tidak tersentuh oleh muka melas Angel.

“Muka lo minta gue tabok, Ngel.” Ketus Shilla.

“Gitu banget sih lo sama gue, Shill. Udah kali perasaan lo itu gausah terlalu dipikirin. Itu perasaan lo doang ko. Percaya deh sama gue.”

“Bodo amat ah, lo sih masang muka kek gitu. Lo tau guekan, Ngel? Gue gaakan kaya gini kalau gaada yang bakal terjadi. Gue Cuma takut kejadian itu adalah kejadian buruk.” Jelas Shilla lemas.

Iya gue tau lo, Shill. Bahkan gue juga tau apa yang bakalan terjadi sama lo. Gue pengen ini terbaik buat lo. Gue gasuka kalo Raka deketin lo terus. Makannya gue kaya gini.” Batin Angel.

“Iya, gue tau banget ko lo kaya gimana. Cuma kalau lo mikirin itu terus, pelajaran lo bakal ga fokus, Shill.”

“Iya iya gue tau. Udah ah, yu kita kerjain tugasnya, jangan ngobrol mulu.” Akhirnya Shilla dan Angel memilih mengerjakan tugas yang tadi diberikan oleh Bu Firda.

      Entah mereka sadari atau tidak, daritadi ada seseorang yang memperhatikan mereka.

“Woy ngelamun aja lo bro!” Kata Goldi mengagetkan.

“Eh, ngga ko di. Gue Cuma lagi bingung aja.” Jawab Cakka.

“Bingung kenapa?”

“Ya, gue bingung. Kok bisa ya gue suka sama cewe yang baru gue kenal?” Ujar Cakka heran.

“Ya, mungkin karna lo yakin dia yang terbaik buat lo.’

“Tau de, gue bingung banget.” Serah Cakka.

“Inget ya Kka, lo dapetin dia ga gampang. Jadi jangan sia-siain kalau udah lo dapetin. Ubah sifat buruk lo. Jangan bikin di jatuh cinta sama lo tapi lo malah bikin dia sakit.” Pesan Goldi.

“Iya gue akan selalu inget ko.”

“Semoga emang lo yang terbaik Shill.” Batin Cakka.

     Setelah lama bergelut dengan pelajaran, akhirnya bel istirahat berbunyi. Semua siswa sangat antusias karena perut mereka sudah minta diisi. Namun, Shilla hanya diam di kelasnya. Via dan Ify yang semula akan pergi ke kantin malah berbalik menuju kelas Shilla. Mereka tau kalau Shilla seperti ini, semuanya akan berantakan.

“Haiiiii Shillllllll” Teriak Via dan Ify.

“Lo berdua apaan sih?” ketus Shilla.

“Yaampun Shill, tega banget sama kita. Kita kesini karna takut lo kenapa-kenapa. Kita mau ngajak lo ke kantin. Walaupun gue tau lo pasti gamau.” Jelas Via sedih.

“Gue lagi ga mood Vi maaf..” Maaf Shilla tulus.

“Gue juga tau ko Shill, yaudah lo mau nitip ga? Ntar gue yang beliin. Gue gamau penyakit maag lo itu kambuh.” Kata Via.

“Shill, gue tau ko lo lagi stress banget mikirin sesuatu yang lo rasain. Tapi lo juga harus tetep semangat dong jangan lemes kaya gini.” Ucap Ify menyemangati.

“Iya Fy.. Thanks yaaa.” Ujar Shilla sambil tersenyum.

“Yaudah, gimana nih? Mau ke kantin ga? Yuu ntar keburu masuk.” Kata Sivia.

“Yaudah iyaa gue ikutttt.” Shilla langsung beranjak dari tempat duduknya dan merekapun langsung menuju kantin.

Disisi lain....

“Tumben diem terus lo Kka.” Kata Patton.

“Gue ada rencana hari ini mau nembak dia.”

“Lo udah yakin?” Tanya Riko tak yakin dengan keputusan Cakka.

“Iya gue yakin. Gue gabisa gini terus. Bisa masuk RSJ gue gara-gara dia.”

“Gue sih dukung lo aja, asal itu baik buat lo.” Ujar Ozy.

“Inget ya, Kka sama kata-kata gue kemarin. Gue gamau lo nyakitin dia. Lo nyakitin dia dikit, sahabatnya bakalan ngelabrak lo seRT.” Ucap Riko mengingatkan.

“Iya gue inget ko. Emang sahabat dia sebanyak apa coba? Berlebihan banget lo mah.” Tanya Cakka.

“Heh, yang peduli sama tuh cewe banyak banget. Yang sayang sama dia juga banyak banget. Yang suka apalagi. Kalau lo sampe nyakitin dia setelah dia milih lo, siap-siap aja lo digebukin sama cowo yang selama ini juga pengen jadi pacar tuh orang.” Jelas Patton.

“Wah bakalan banyak hati yang potek nih kalau sampe si Cakka jadian hahahha.” Canda Ozy.

“Tapi ya Kka kalau misalkan lo gamau sama dia juga gapapa ko buat gue aja wkwkwk” Ujar Sion.

“OH TIDAK BISA! Awas aja kalau sampe lo embat. Gue bunuh juga lo.” Setelah mendengar ucapan Cakka seperti itu semuanyapun tertawa.

     Setelah istirahat tadi, Shilla langsung kembali lagi ke kelasnya. Dia tidak mau sesuatu yang buruk terjadi. Entah kenapa, firasat Shilla tiba-tiba tertuju pada salah satu lelaki yang saat ini berusaha mendekatinya.

       Pelajaran pun dimulai kembali. Konsentrasi Shilla hari ini memang sangat amat kacau. Tak ada satupun pelajaran yang masuk ke otak Shilla. Via dan Ify yang berbeda kelas dengan Shilla sangat mencemaskan kondisi sahabatnya tersebut. Angelpun yang duduk di sebelah Shilla, menghawatirkan keadaan Shilla yang melamun terus selama jam perlajaran.

        Akhirnyaaaaaaa!!!!!! Bel pulang pun bergema seantero sekolah. Ify pulang cepat karna hari ini ada les. Alhasil, Shilla pulang hanya dengan Via.

          Saat akan beranjak menuju gerbang sekolah, ada yang memanggil Shilla.

“SHILLAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!” Teriaknya.

“Apaan sih. Berisik tau ga?!” ketus Shilla.

“Lo jadi temenin gue ga?” Tanya orang tersebut.

“Ngga deh, Ngel. Sorry yaaa! Gue harus pulang cepet dan Via juga udah nungguin gue  tuh.” Jelas Shilla.

Shill, insting lo emang ga pernah bisa error kali ya. Peka banget sih lo. Heran gue.” Batin Angel.

“Oh yaudah deh gaapa-apa, lain kali aja. Hati-hati ya Shilll!”

“Sekali lagi maaf ya, Ngel. Gue duluan.” Shilla langsung menuju ke gerbang karna Via sudah menunggunya disana.


========


“Ngel gimana?”Tanya orang tersebut.

“Sorry, Kka. Dia udah balik.” JawabAngel lemas.

“Loh ko lo bolehin balik sih?” Nada suara Cakka meninggi.

“Guekan pernah bilang sama lo. Insting dia sangat kuat dan ga pernah salah. Dia bakalan tau hal yang bakal menimpa dia. Jadi ya dia ngehindar mungkin.” Jelas Angel.

“Arghhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!! Yaudah deh besok lagi aja. Thanks ya, Ngel.” Pasrah Cakka sambil berlalu.

Angelpun pergi dari situ menuju lapangan futsal. Ia berjalan dengan gontai.

“Kenapa sayang? Ko lesu sih?” Tanya Ray lembut.

“Ngga ko, ga ada apa-apa.”

“Masalah Cakka ya?” Tanya Ray lagi.

“Cakka?” Angel malah balik nanya.

“Iya, aku tau ko dia minta bantuan kamu kan buat nembak temen kamu.” Jelas Ray.

“Ah, iya, eh tapi ko kamu tau sih?” Heran Angel.

“Taulah, aku baca chat kamu sama dia di twitter. Udah lah gausah terlalu diambil pusing. Emang ribet banget ya buat dapetin itu cewee?” Saran dan tanya Ray.

“Ohyayayya. Yaiyalah, susah buat dapetin tuh anak. Terlalu peka dia mah.” Keluh Angel.

“Yaudah deh. Semangat yaaa kamuu!” Ujar Ray menyemangati sambil mengecup kening Angel.

“Kamu masih lama ga? Aku pengen pulang.” Rengek Angel.

“Ngga ko, aku udah selesai. Yaudah yuk kita pulang. Aku pamit dulu sama pelatih yaa. Kamu tunggu sini.” Ray pun menghilang dari hadapan Angel.

       Setelah berpamitan, Ray langsung menghampiri lagi Angel dan merekapun langsung pulang karena Angel terlihat sangat lelah.


=======


“Hai Vi, sorry lama.”

“Gapapa ko, Shill. Lo darimana aja?” Tanya Via.

“Ga dari mana-mana. Cuma tadi si Angel ngajakin gue nonton anak futsal yang lagi  latihan.” Jelas Shilla.

“Oh yaudah, yuk kita balik.” Usul Via.

“Tunggu-tunggu. Ko ada lo sih Cha? Lo sekelas sama Via? Dan lo murid baru waktu kelas 11 kan? Dan lo siapa?” Tanya Shilla heran. Pasalnya, Via tidak sendiri, tapi dia membawa 3 orang temannya.

“Iya, Shill, gue sekelas sama Via, kemana aja lo? Kelas 11 jarang banget kita ketemu, padahal satu sekolah.” Jawab orang yang disapa ”Cha” tersebut.

“Yaampun Acha, lo kali yang kemana? Lu kan masuk komunitas, ya mana gue bisa deket sama lo, ge kan bukan anggota hahahha, gimana sama Zahra? Lo masih deket sama dia?” Jelas dan tanya Shilla diselingi tawa.

       Sebenarnya Shilla sudah mengenal Acha dari awal dia masuk sekolah. Mereka sangat dekat saat kelas 10. Namun, saat kelas 11 mereka agak jauh karena Acha dan Zahra masuk komunitas di sekolahnya.

“Iya sih hahahha, tapi kayanya kita bakal makin nempel nih di kelas 12 hahhaha. Iyalah. Gimana ga deket? Orang tuanya suruh gue jagain dia biar dia ga terjerumus sama pergaulan yang ga bener.” Jelas seseorang yang bernama Acha itu.

“Iya deh terserah lo. Eh btw lo berdua siapa? Kita belum kenalan hehhe.” Tanya Shilla.

“Yang ini Irva, Shill. Iya dia pindahan waktu kelas 11. Yang pernah berantem sama Jessie di mall hahaha. Yang satu ini namanya Oik. Dia dulunya kelas 11 IPA 5.” Jelas Via sambil memperkenalkan 2 teman barunya itu.

       Sebenarnya itu temannya Acha. Tapi karna Via kenal sama Acha walaupun dari Shilla, jadilah sekarang temen sekelas Via yang deket hanya Acha dan 2 teman Acha ini.

“Oh iya iya. Gue tau. Lo anak satu komunitas sama Acha kan? Salam kenal ya sama lo berdua, lo bisa panggil gue Shilla.” Irva dan Oik hanya mengangguk. Dan tersenyum pada Shilla.

“Yaudah yuk balik keburu sore.” Ajak Via.

       Mereka akhirnya pulang menggunakan kendaraan umum. Selama di perjalanan mereka hanya bercerita saja, dari hal yang penting sampai yang sangat tidak penting.

“Eh Cha, si Zahra sekarang cowonya siapa?” Tanya Shilla penasaran karena diantara mereka, Zahra paling sering mengganti pacarnya.

“Kemarin dia baru putus sama Deva. Dan katanya lagi deket sama Gabriel.” Jawab Acha.

“Duh yaampun si Zahra ga pernah berubah ya hahaha.”

“Emang bawaan orok hahahha” Acha dan yang lainpun ikut tertawa.

      Tak terasa satu per satu dari mereka turun dari angkutan tersebut. Percakapan mereka membuat waktu dan perjalanan seperti sangat singkat. Yang terakhir turun adalah Shilla dan Acha. Tapi yang paling terakhir adalah Acha.

“Cha, gue duluan ya. Hati-hati Cha ntar ada yang nyulik hahahha byeeee!!!!” Pamit Shilla.

Shil, lo emang ga berubah ya Shil. Gue tau sekarang lo pasti lagi punya insting gaenak hahaha gue tetep tau kan Shill?” Batin Acha.

         Akhirnya Achapun sampai di rumahnya.


===========


      Sesampainya di rumah Shilla langsung masuk ke kamarnya. Dia sudah benar-benar lelah hari ini. Apalagi hatinya yang tak kunjung tenang. Mama Evhy yang sudah sangat tahu sifat Shilla hanya tersenyum saja melihat tingkah putrinya itu. Bukannya ia tak ingin tahu, hanya saja Shilla tidak akan cerita sebelum dia benar-benar pusing sendiri. Jadi mama Evhy hanya membiarkan putrinya tersebut, seolah tak tahu apa-apa.

“Shillaaaaaa!!!!! Langsung mandi yaaa dan kalau sudah langsung turun. Kita makan bersama.” Teriak Mama Evhy dari bawah.

“Iyaaaaa Maaaaaaaaaaaa!” Jawab  Shilla dari atas dengan teriakan yang menggema(?)

       Seperti apa yang di perintahkan oleh mamanya. Shilla langsung mandi. Tapi setelah itu dia mengerjakan tugasnya terlebih dahulu, baru dia turun untuk makan bersama. Begitulah rencananya. Namun, jam sudah menunjukkan pukul 7 malam dan Shilla malas sekali untuk makan walaupun sedari tadi mamanya terus memanggil.

“Shilla ayo kita makan dulu sayang.” Ujar Mama Evhy lembut.

“Mama pada makan duluan aja. Shilla ga laper. Shilla malah ngantuk banget, Ma. Shilla mau tidur saja.” Jelas Shilla dengan mata yang sayu.

“Yasudah, kamu istirahat saja ya kalau gitu.” Mama Evhy langsung keluar dari kamar Shilla karna tak ingin mengganggu putrinya.

“Hftt bingung ah gue. Mending tidur deh.” Shilla akhirnya tertidur pulas. Ia mencari ketenangan dalam tidurnya. Karna jika sudah bangun, Shilla pasti akan merasakan perasaan aneh itu lagi.


=========


        Seperti malam sebelumnya, anak-anak ini berkumpul disini. Di rumah Zevana.

“Juliannnnnnn, gue pengen soto nih.” Rengek Zevana.

“Iya sayang ntar aku beliin ya.” Jawab Julian.

“Gamau nanti, mau sekarang.” Keukeuh Zevana.

“Yaudah, tunggu ya, aku beliin dulu.” Pasrah Julian. Zevana selalu saja seperti itu. Zevana berada dalam lingkungan keluarga yang broken home. Sehingga dia selalu mengemis perhatian pada siapapun. Beruntung ia mendapatkan Julian. Dia sangat sayang sekali pada Zevana walau sering disakiti oleh Zevana.

“Si Agni mana? Tumben dia ga datang?” Tanya Zevana.

“Dia ga dibolehin keluar sama bokapnya.” Jawab Zahra.

“Eh lo gimana sama Iel?” Tanya Zeva.

“Ga gimana-gimana.”

“Lo tuh yah. Kasian tau, Iel ngejar lo dari kelas 11 dan sama lo ga di respon terus. Waktu itu malah lo suruh jadian sama Agni. Lo ga gilakan Ra?” Kesal Zeva.

“Iya gue tau ko, sampai gue yakin aja dulu, ntar juga gue terima dia. Dulu kan si Agni ngebet banget sama Iel, yaudah daripada gue berantem sama dia, mending gue kasihin aja si Iel.” Jelas Zahra.

“Tapi sekarang udah ngga bisa gitu. Lo selalu ngalah sama Agni dan termasuk cowo. Itu ga baik Ra.”

“Tapikan Agni emang selalu mau apa yang gue punya, yaudahlah bodo amat.”

“TAPI ZAHRAAAA!!!!..............” Teriak Zeva kesal.

“Gausah teriak woy! Ntar itu cowo yang dibawah pada denger.”

“Terserah.” Serah Zeva kesal dengan kelakuan Zahra.

      Tak berapa lama, Julian datang membawa soto yang tadi dipesan oleh kekasihnya Zevana.

“Sotonya datang tuan putriiiii.” Teriak Julian sambil membawa semangkuk Soto.

“Aaaaa makasih yaa Ian.” Ujar Zeva sambil mengecup pipi kanan Julian.

       Karna Zahra gamau jadi obat nyamuk antara mereka. Akhirnya dia memutuskan untuk ke ruangan TV dan menonton TV. Saat sedang asik menonton TV, ada seseorang yang menghampirinya.

“Hai Ra” Sapa orang tersebut.

“Hai Iel” Balas Zahra singkat.

“Jutek amat Ra.”

“Ngga ko biasa aja. Ada apa Iel?” Tanya Zahra.

“Ngga apa-apa ko, Cuma pengen deket sama lo aja. Entar lo pulangnya gue anter ya.” Jelas Iel.

“Gue ga langsung pulang, gue mau ke rumah temen gue dulu.”

“Yaudah ga apa-apa, gue anterin lo kemana pun lo mau.” Kata Iel sambil tersenyum.(Author meleleh disenyumin Iel wkwkwkwk=)))).

“Serah lo deh. Yaudah balik aja yu, entar keburu malem nih udah hampir jam 7 nih.” Ajak Zahra.

“Yaudah yuuu.” Refleks Gabriel pun menarik tangan Zahra dan menuntunnya. Zahra hanya diam saja melihat perlakuan Iel padanya. Disisi lain ada seseorang yang memandangnya tak suka. Ternyata, Agni baru saja datang dan berniat akan ikut berkumpul dengan mereka. Tapi yang dia lihat malah seperti ini, membuatnya malas untuk masuk ke rumah tersebut. Sehingga dia memutuskan untuk pulang. Deva juga yang melihat adegan tersebut sedikit kesal. Bagaimana tidak, dia baru saja putus deg=ngan Zahra, dan itu adalah keputusan Zahra. Tapi sekarang Zahra malah dekat dengan lelaki lain.

“Dev, bilangin gue balik duluan ya sama Zahra.” Ujar Iel pada Deva.

“Yaudah, hati-hati bro!” Pesan Deva.

      Gabriel hanya tersenyum menanggapi itu. Berbeda dengan Deva yang jijik melihat adegan pedekate antara Gabriel dan Zahra. Motor yang ditumpangi oleh Gabriel dan Zahrapun segera melesat meninggalkan halaman rumah Zevana.

“Kita mau kemana?” Tanya Iel.

“Kita ke rumah temen gue ya, namanya Shilla, ntar gue tunjukin jalannya.” Jelas Zahra.

      Gabriel hanya mengangguk. Karna jalanan sangat sepi, mereka tidak butuh waktu lama untuk sampai ke rumah Shilla. Sekitar pukul 7.20 malam mereka sudah sampai di rumah Shilla.

       Sesampainya di rumah Shilla, Zahra langsung mengetuk pintu rumah Shilla.

“Lo ikut masuk aja, dia baik ko dan welcome juga.” Usul Zahra.

       Gabriel hanya mengangguk saja.

       Tak lama kemudian, Mama Shilla keluar menemui tamunya.

“Malemmm Ma Shilllaaaaa.” Ujar Zahra sambil tersenyum.

“Malem sayang, ada apa?” Tanya Mama Shilla lembut.

“Biasa tante, aku mau ikut nunggu di jemput kakek ya disini.” Pinta Zahra.

“Oh yaudah ayo masuk.” Ajak mama Shilla.

      Mama Shilla langsung menuju kamar Shilla, sedangkan Zahra dan Iel menunggu di ruang tamu.

“Shill, bangun.... Ada Zahra tuh.” Ujar mama Shilla sambil membangunkan Shilla.

“Duh, ma, tu anak ga kurang malem apa kesininya? Aku ngantuk mah. Bilang aja udah tidur.” Jawab Shilla malas. Shilla memang paling tidak suka diganggu saat sedang tidur.

“Ga boleh gitu. Dia bawa cowo tuh. Mama males temeninnya. Bangun aja bentar.”

“Yaudah iyaiya.” Dengan malas akhirnya Shilla bangun dan langsung menuju ke bawah menemui Zahra.

        Sesampainya di ruang tamu....

“Lo ga kira-kira ya, gue udah tidur dan mau mimpi lo malah datang. Ganggu banget lo mah.” Keluh Shilla.

“Yaampun Shill, kan ga tiap hari juga. Lagian lo kebo banget jam segini udah tidur, biasanya aja lo insom.” Jelas Zahra.

“Gue lagi stress, makannya mending tidur.” Ketus Shilla.

“Serah deh. Oh iya kenalin ini Gabriel.” Zahrapun memperkenalkan Gabriel pada Shilla.

“Gue Shilla.” Balas Shilla cuek. Gabriel hanya tersenyum melihat kelakuan 2 gadis  dihadapannya ini.

“Udah deh, tujuan lo ngapain malem-malem gini ke rumah gue?” Tanya Shilla.

“Biasa hehehhe nunggu si kake jemput.” Jawab Zahra nyengir.

“Serah lo deh, gapake lama ya, gue ngantuk sumpah.” Keukeuh Shilla.

       Selama menunggu kakeknya Zahra menjemputnya, mereka bertiga hanya bercerita dan bercanda bersama. Shilla dan Gabriel pun sangat cepat sekali deketnya. Mungkin karena Shilla termasuk orang yang gampang bergaul. Dan Gabrielpun nampaknya senang berteman dengan Shilla.

     Setelah kakek Zahra menjemputnya, Gabriel pun berpamitan untuk pulang. Dan akhirnya Shilla bisa melanjutkan mimpinya lagi.


=======


        Hari ini di sekolah keadaannya masih sama seperti kemarin bagi Shilla. Angel pasti selalu mengajak Shilla menemaninya. Tapi Shilla tetap tidak mau. Dan sialnya hari ini, dewi fortuna tidak berpihak padanya. Saat akan pulang, hujan malah turun sangat deras. Ini merupakan kesempatan besar buat Angel menjalankan rencananya.

“Arghhh kenapa harus hujan sih?!” Gerutu Shilla.

       Sedari tadi Shilla terus mondar-mandir dari kelasnya ke kelas Ify. Sivia sudah pulang duluan karena ada tugas kelompok yang harus diselesaikan di rumah temannya. Sedangkan Ify, dia juga sama sedang menyelesaikan tugas kelompok, tapi mereka mengerjakannya di sekolah.

Di kelas Shilla lagi ada rapat kecil(?)

“Ini kayanya waktu yang pas deh, Kka. Udah sekarang aja yu!” Ajak Carvin.

“Iya nih Kka, ayolah kapan lagi? Kesempatan ga datang dua kali.” Jelas Ray.

“Ayooo Kka!!!” Ajak Angel.

“Gue bantuin panggil Doinya yaa hahaha.” Ujar Ozy.

“Kalian tunggu ya!” pesan Riko.

“Ayo Zy!” Ajak Riko.

Riko dan Ozypun menuju ke kelas Ify...











TBC




Kira-kira siapa sih yang mau ditembak sama Cakka?









HAHAHAHHAHAHHA canda deng, ngga Tbc ko, ini masih lanjut yaaa....








Sesampainya di depan kelas Ify...


“Fy, gue boleh pinjem dulu Shilla bentar?” Tanya Riko hati-hati.

“Ya silahkan aja kalau Shillanya mau.” Ketus Ify.

Belum Riko menanya, Shilla sudah bertanya duluan.

“Ada apa?” Tanya Shilla dingin.

“Temen gue pengen ngomong sama lo.” Jawab Ozy.

“Temen lo yang mana? Yang mau ngomong temen lo kan? Kenapa lo yang nyamperin gue?  Suruh aja temen lo yang samperin gue.” Omel Shilla.

        Riko dan Ozy hanya tarik napas saja melihat kelakuan gadis yang satu ini. Ternyata ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka. Dia memberi kode pada Cakka dan temannya yang ada di kelas agar menyusul Ozy dan Riko. Karna dia sudah tau kalau akan jadi seperti ini.

     Shilla masih saja asik memainkan Iphonenya, hingga tidak sadar sudah ada seseorang yang berdiri di depannya. Dan semua penghuni kelas ini langsung pada hilang entah kemana.

“Ngapain lo disini? Yang lainnya mana?” Tanya Shilla jutek.

“Ada yang mau gue omongin sama lo. Ada diluar tuh.” Jawab Cakka.

“Gue pengen Ify dan Angel ada disini.” Pinta Shilla.

     Cakka hanya pasrah saja, dia mengikuti kemauan Shilla. Sehingga, Angel dan Ify ikut masuk.

“Yaudah ngomong cepet.” Perintah Shilla.

Sabarrr Kka, lo harus sabar, selangkah lagi ini cewe bakal jadi milik lo.” Batin Cakka.

“Shill, gue tau ini terlalu cepet buat lo. Dan semua keputusan yang bakal lo asih juga bakal gue terima ko. Shill gatau kenapa, gue pengen banget lo jadi milik gue. Gue pengen lo selalu hiasi hari-hari gue. Gue suka sama lo entah sejak kapan. Dan gue pengen selalu ngelindungin lo, pengen selalu ada di deket lo. Gue ga maksa lo bales perasaan gue. Gue juga ga maksa lo buat jawab sekarang. Tapi Shill, Lo mau ga jadi pacar gue?” Ungkap Cakka panjang lebar namun tulus.





DEGHHHHHHHH






       Jantung Shilla berdebar tak karuan. Benarkan apa yang dia takutkan? Kejadian inilah yang selalu membayan-bayangi dia beberapa hari ini, dan kejadian ini yang selalu ia hindari. Hingga akhirnya kejadian ini terjadi juga. Shilla hanya diam tak berkutik sedikitpun. Ify yang tau Shilla langsung merangkul dan membisiki sesuatu.

“Gue tau ko lo lagi deket lagi sama Raka, Gue juga tau lo masih belum sepenuhnya bisa lupain Raka dan mungkin lo berharap balik sama dia. Karna gue juga tau hubungan lo sama Raka tuh ga bisa di pisahin. Setiap kalian ada masalah, kalian pasti saling cerita. Kalau kalian berantem pasti selalu maafan. Walau Raka bikin luka yang dalam di hati lo, gue tau, jauh di dalam lubuk hati lo, lo masih menginginkan Raka menjadi orang special lagi di hidup lo. Tapi untuk Cakka gue belum bisa kasih lo saran, gue belum tau dia. Jadi keputusan ini ada di tangan lo, Shill, pilih sesuai yang hati lo mau. Dan gunakan juga otak buat mempertimbangkan keputusan hati lo.” Jelas Ify panjang lebar.

        Shilla hanya diam mendengar penjelasan Ify. Darimana dia tau kalau dirinya sedang dilema seperti ini. Setelah Ify, Angelpun membisikkan sesuatu.

“Gaada salahnya kan Shill membuka hati lo buat orang yang baru. Siapa tau dengan Cakka lo bisa lupa sama Raka. Lo coba aja dulu, dalam waktu 2 minggu lo belum bisa sayang sama Cakka, baru lo putusin dia dan jelasin sama dia. Tapi keputusan ada di tangan lo.” Ujar Angel.

Gue emang sayang sama Raka, dan sampai saat ini rasa sayang itu masih ada. Tapi gue gatau sayang sebagai apa sama Raka. Apa gue harus terima Cakka?” Batin Shilla mulai berdebat.

“Gimana Shill?” Tanya Cakka.

“Kka gue gatau, gue belum punya perasaan apa-apa sama lo, tapi gue akan coba kasih lo kesempatan, kita jalanin dulu aja ya, Kka.” Jawab Shilla jujur.

“Iya gue ngerti ko Shill. Ngga apa-apa, yang penting lo udah kasih gue kesempatan, jadi sekarang kita pacaran ya Shill?”

“Maaf ya Kka. Iya.” Jawab Shilla sambil tersenyum.

      Angel dan Ify pun saling bertatapan dan tersenyum. Namun, ada hal ganjil di hati Ify, dia takut kalau sahabatnya justru akan tersiksa bila berpacaran dengan Cakka. Ify hanya takut sahabatnya disakiti lagi.

      Setelah proses pernyataan cinta Cakka pada Shilla selesai, merekapun segera pulang ke rumah masing-masing karena hujan sudah mulai reda dan hari semakin sore.






TBC






Gimana part 3nya? Seru gaaaaa?

Duh Ify takut tuh, apa itu bakal benar terjadi?

Duh Shilla maunya sama siapa sih hatinya?

Tunggu part selanjutnya yaaaa;;)

Buat yang punya saran dan kritik atau mau req couple atau mau masuk cerbungku, kalian bisa hubungi aku lewat twitter yaaa--à @AlnasyaSIrena aku tunggu yaa guyssss;;)


Sampai bertemu di part selanjutnyaaaa;;)

Hallo, Apa Kabar?

 Sudah sejak lama dari terakhir aku menulis disini. Padahal setiap hari, aku selalu menulis dalam sepi. Apa kabar kalian? Aku harap kalian s...